PENGARUH LITERASI MEDIA DIGITAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA.
DISUSUN OLEH :
1. AINUN JARIAH
2. MAWAR PULUNGAN
3. NIHA NOVRIANJ
4. SALMIA ERTINA
5. RAHMAYANI PULUNGAN
6. ROHANI HASIBUAN
Prodi: PGMI
Mata Kuliah: Akademic Wraiting
Dosen Pengampun: IRMA SARI DAULAY M,Pd
INSTITUT AGAMA ISLAM PADANG LAWAS ( IAI)
T.P 2025
A. Latar Belakang Masalah
Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Pendidikan juga merupakan proses yang terencana untuk mengembangkan keterampilan, sikap, serta kebiasaan yang diajarkan oleh pendidik kepada peserta didik melalui pendidikan proses belajar dan pembelajaran secara aktif dapat meningkatkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual keagamaan, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia dan membangun rasa percaya diri yang kuat.
Menurut Heri Setiawan (2023:4)
Literasi digital, bersama dengan modal sosial siswa, memberikan pengaruh positif terhadap prestasi siswa . Siswa yang terampil menggunakan teknologi digital dapat belajar lebih mandiri, yang meningkatkan hasil belajar mereka.
Heri Setiawan, "Pengaruh Literasi Digital dan Modal Sosial terhadap Prestasi Akademik Siswa," Jurnal Pendidikan Sosial, 2023.
Jadi dapat disimpulkan bahwa literasi digital berpengaruh positif terhadap prestasi siswa di sekolah . Kemampuan siswa dalam menggunakan teknologi digital untuk mencari dan mengolah informasi, dikombinasikan dengan media digital seperti platfrom online, aplikasi pembelajaran (classroom,situs web dan vidio tutorial), membantu mereka belajar lebih mandiri dan efektif. Hal ini pada akhirnya berdampak pada peningkatan prestasi mereka di sekolah.
Meskipun literasi digital punya banyak manfaat, kalau digunakan dengan cara yang salah bisa berdampak negatif bagi siswa. Salah satunya adalah kecanduan gadget, di mana siswa lebih sering main game atau buka media sosial dari pada belajar. Mereka juga bisa mengambil informasi yang salah dari internet karena tidak tahu cara membedakan mana yang benar dan mana yang tidak. Selain itu, terlalu sering memakai teknologi bisa membuat siswa jarang berinteraksi langsung dengan teman atau guru, sehingga kemampuan sosialnya menurun. Banyak juga siswa yang jadi malas berpikir dan hanya menyalin tugas dari internet tanpa memahami isinya. Bahkan, penggunaan gadget yang berlebihan bisa menyebabkan masalah kesehatan seperti mata lelah, kurang tidur, dan cepat capek.
Prestasi belajar siswa lewat media digital adalah hasil belajar yang didapatkan siswa saat mereka belajar menggunakan teknologi, seperti HP, , internet, atau aplikasi belajar online. Sekarang ini, banyak siswa belajar dari video di YouTube, pakai aplikasi seperti Ruangguru, dan bahkan mengerjakan tugas lewat Google Classroom atau WhatsApp. Belajar dengan media digital memang sangat membantu, karena siswa bisa belajar kapan saja dan di mana saja, tidak harus di kelas. Materi juga jadi lebih mudah dipahami karena disampaikan lewat gambar, video, yang menarik.
Karena itu, supaya media digital benar-benar membantu, siswa harus bisa mengatur waktunya sendiri, dan tetap semangat belajar. Guru dan orang tua juga perlu terus mendampingi agar anak-anak tetap fokus dan tidak salah gunakan teknologi. Kalau dipakai dengan baik, media digital bisa membuat prestasi belajar siswa jadi lebih bagus.
Berdasarkan hasil observasi. Di zaman sekarang, penggunaan teknologi dan media digital sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari siswa. Mereka sering mengakses berbagai platform digital, seperti media sosial, situs web pendidikan, aplikasi belajar, serta video tutorial untuk membantu mereka belajar. Hal ini menunjukkan bahwa literasi media digital bisa sangat membantu siswa dalam memperoleh informasi yang dapat meningkatkan prestasi belajar mereka.
Namun, ada juga tantangan yang perlu diperhatikan. Meskipun siswa memiliki akses mudah ke informasi, tidak semua dari mereka mampu membedakan mana informasi yang benar dan mana yang tidak. Selain itu, beberapa siswa lebih banyak menggunakan teknologi untuk hiburan, seperti bermain game atau membuka media sosial, daripada untuk belajar. Oleh karena itu, sangat penting untuk melihat sejauh mana kemampuan siswa dalam menggunakan teknologi ini dapat memengaruhi cara mereka belajar dan hasil akademiknya.
Secara umum, siswa yang memiliki keterampilan literasi digital yang baik biasanya lebih mudah memahami materi pelajaran yang berkaitan dengan teknologi, seperti matematika, sains, dan komputer. Mereka juga lebih mandiri dalam mencari informasi tambahan yang dapat membantu mereka memahami pelajaran. Sebaliknya, siswa yang kurang terampil menggunakan teknologi digital bisa kesulitan memanfaatkan sumber daya belajar yang ada di internet, yang pada akhirnya mempengaruhi prestasi akademik mereka.

Komentar
Posting Komentar